Apa itu Homeschooling? Bukan Lembaga ya..?

Apa itu homeschooling?

Beberapa ide yang muncul jika ditanya tentang homeschooling adalah

  • Sekolahnya para artis
  • Boleh masuk kapan saja
  • Mahal, karena satu guru menghandle beberapa murid saja
  • Boleh nggak pakai seragam
  • Bebas, tidak terikat aturan
  • Boleh memilih mata pelajaran sendiri

Ide-ide itu ada yang benar, ada juga yang kurang tepat.

Arti homeschooling atau home education jika diterjemahkan ke Indonesia berarti Sekolah Rumah.

Bukan sekedar memindahkan sekolah ke rumah, tapi keluarga memilih untuk mendidik anaknya secara mandiri di rumah.

Orangtua menjadi penanggung jawab utama pendidikan anak.

Mulai dari menentukan tujuan pendidikan, menentukan sistem pendidikan homeschooling yang akan dijalani, memilih kurikulum, menentukan materi pelajaran apa yang akan diperdalam hingga melakukan evaluasi proses pembelajaran.

Ini mungkin sedikit merepotkan orangtua.

Apalagi jika orangtua tak memiliki background sebagai pengajar.

Kita pasti kebingungan mencari sumber materi belajar, dimana bisa mendapatkan kurikulum, bagaimana menyusun proses belajar yang mudah, murah, tapi tetap efektif dan menyenangkan bagi anak.

Tapi, memang begitulah gagasan homeschooling.

Setelah Anda temukan gambaran pendidikan homeschooling dengan jelas, maka hal-hal yang merepotkan di awal akan berubah menyenangkan.

Pendidikan Alternatif

Di Indonesia kita mengenal 3 jenis jalur pendidikan.

  • Jalur Formal; sekolah dasar, menengah dan tinggi
  • Jalur Nonformal; lembaga, institusi seperti bimbingan belajar, balai latihan kerja dll
  • Jalur Informal; berbasis keluarga dan masyarakat

Jika melihat dari segi jalur pendidikan, maka homeschooling tergolong jalur pendidikan informal. Yang mana peran dan fungsinya adalah sebagai pelengkap atau pembantu dari jalur pendidikan formal dan nonformal.

Selama ini kita mengenal sekolah sebagai satu-satunya alat meraih pendidikan. Padahal, di sisi lain ada 2 jalur pendidikan lain yang juga sah dan dilindungi hukum; informal dan nonformal.

Hanya saja, tiap jalur pendidikan ini memiliki cara kerja masing-masing. Memiliki keunikan dan asumsi yang berbeda.

Misalnya, sekolah menganggap anak sebagai kertas kosong. Maka, semua anak yang datang ke sekolah dituntut mempelajari materi yang sama, dengan cara yang sama dan dievaluasi dengan cara yang sama.

Sedangkan, homeschooling menganggap anak sebagai pribadi unik. Maka, pembelajaran tiap anak sekalipun mereka adalah saudara harus berbeda.

Apanya yang berbeda?

Materi, gaya belajar dan cara mengevaluasinya. Karena tiap anak khas, punya karakter, minat dan potensi yang berbeda. Maka, harus diperlakukan berbeda.

Supaya kekuatan atau kekhasan yang dimiliki bisa terasah dan berkembang.

Pendidikan Keluarga

Peran orangtua dalam homeschooling adalah sebagai FASILITATOR. Jadi, meskipun kita menjadi penanggung jawab utama proses belajar anak, kita tak harus memahami semua ilmu.

Jika anak penasaran dengan fisika, tapi kita tidak paham maka yang perlu kita lakukan adalah mencari sumber belajar yang tepat.

Bisa dari internet, mencarikan guru privat, membelikan buku atau belajar dari keseharian. Artinya, orangtua harus siap untuk belajar setiap saat.

apa itu homeschooling
apa itu homeschooling

Banyak orang yang menjawab pertanyaan apa itu homeschooling sebagai lembaga/institusi.

Sehingga, jika ditanya mengenai homeschooling pertanyaan yang paling banyak muncul justru mengenai biaya homeschooling atau lembaga homeschooling kak seto ada nggak di kota ini?

Saat ini banyak bermunculan Homeschooling ‘A’ atau Homeschooling ‘B’. Mereka mirip sekolah formal. Bedanya cuma satu, fleksibel secara waktu dan mata pelajaran.

Institusi atau lembaga ini mempunyai ruang kelas, menyediakan buku pelajaran, guru, menyelenggarakan tes semesteran dan membagikan rapor.

Penggunaan istilah homeschooling yang kurang tepat seperti ini bisa merugikan masyarakat. Sebab mengaburkan makna homeschooling yang sebenarnya.

Jika dilihat dari segi jalur pendidikan yang ada di Indonesia pun praktik lembaga Homeschooling ini sudah kurang tepat.

Pendidikan berbasis keluarga atau homeschooling tergolong dalam jalur informal. Sedangkan, lembaga termasuk jalur nonformal.

Homeschooling menggunakan rumah sebagai titik berangkat pendidikan dan belajar. Alam, aktivitas sehari-hari dan lingkungan sekitar adalah sumber materi pelajaran.

Tidak ada waktu khusus untuk belajar. Setiap saat adalah pembelajaran. Orangtua harus cermat nan kreatif memberi makna dari tiap keseharian.

Kemudian menautkannya dengan materi pelajaran yang sedang didalami oleh anak.

Dengan cara ini, anak-anak akan menjadi pembelajar sejati yang alami.

Mereka akan menyadari bahwa tiap hal yang ada di sekitarnya adalah bentuk pembelajaran.

Belajar tak selalu di dalam kelas, membaca buku, menghafal materi atau mendengarkan penjelasan guru.

Menyapa tetangga, pergi berbelanja, membereskan rumah, berkebun juga termasuk aktivitas belajar.

Macam-macam Homeschooling

Berikut adalah beberapa klasifikasi homechooling;

  1. Homeschooling Tunggal. Dilaksanakan satu keluarga, tidak bergabung dengan keluarga lain dalam menjalankan proses pendidikan anak-anaknya.
  2. Homeschooling Majemuk. Dilaksanakan beberapa keluarga dengan kegiatan tertentu. Tapi, kegiatan belajar utama tetap dilakukan di rumah masing-masing.
  3. Homeschooling Komunitas. Gabungan dari homeschooling majemuk yang mana mereka menyusun visi, misi, berbagi ide pengajaran, parenting, play date dll secara berkelanjutan. Tapi, kegiatan pokoknya tetap dilakukan di rumah masing-masing.

Setelah mengetahui pengertian apa itu homeschooling, selanjutnya kita akan belajar tentang 6 ALASAN BANYAK KELUARGA MEMILIH HOMESCHOOLING.


***Jika Anda tertarik dengan homeschooling, tapi masih ragu dalam memulainya serta bingung bagaimana menjalankannya, Anda bisa ikuti program Pelatihan Homeschooling yang kami selenggarakan tiap bulan di kota-kota besar di Indonesia.

Untuk membaca materi apa saja yang akan disampaikan dan diajarkan oleh Konsultan Homeschooling, silahkan klik >> LIHAT MATERI PELATIHAN <<

Untuk menanyakan jadwal Pelatihan Homeschooling terbaru, silahkan klik ikon WhatsApp di bawah ini.

konsultasi HS