Bagaimana Cara Memulai Homeschooling?

cara memulai homeschooling
cara memulai homeschooling

Cara memulai homeschooling adalah dengan membuat rancangan homeschooling.

Rancangan Homeschooling berisi;

  • latar belakang memilih homeschooling
  • prinsip homeschooling keluarga
  • tujuan pendidikan keluarga (bersifat jangka panjang)
  • langkah-langkah mewujudkan tujuan pendidikan; dan
  • membuat tujuan jangka pendek

Rancangan ini akan menjadi acuan Anda dalam menjalankan homeschooling.

Ia seperti aturan yang mengontrol anggota keluarga tetap pada jalur yang tepat agar tujuan pendidikan bisa tercapai.

Beberapa hal yang perlu Anda lakukan sebelum menyusun rancangan homeschooling;

1. Mendalami Homeschooling

Cara memulai homeschooling yang pertama, Anda harus mengenal homeschooling secara mendalam dan matang.

Bagaimana prinsip, ide dan cara kerjanya.

Sebab, homeschooling berbeda dengan sekolah formal.

Di sekolah formal, Anda hanya perlu mendaftar, mengantarkan anak ke kelas dan semua beres.

Pendidikan anak ditanggung oleh pihak sekolah.

Dalam homeschooling, orangtua bertanggung jawab penuh dalam pendidikan anak.

Perkaya pemahaman Anda melalui artikel, video, buku-buku atau konten lain mengenai homeschooling, baik dari dalam maupun luar negeri.

2. Berdiskusi dengan Praktisi Homeschooling

Banyak praktisi homeschooling yang rajin membagikan tips kegiatan belajar lewat blog pribadi atau media sosial.

Anda bisa temukan mereka dengan mudah.

Berdiskusi dengan praktisi homeschooling akan membuka mata Anda.

Anda akan melihat bagaimana cara kerja homeschooling secara nyata, bukan sekedar teori atau bacaan yang hanya bisa dibayangkan.

3. Memahami Latar Belakang dan Tujuan Homeschooling

Tiap keluarga berangkat dari latar belakang berbeda saat memilih homeschooling.

Ada yang ingin anaknya memiliki ketrampilan khusus.

Ada yang ingin anaknya jadi penghafal hadits.

Ada yang ingin melindungi anak dari dampak negatif lingkungan sekolah, dll.

Anda harus mengenali latar belakang dan tujuan, kenapa Anda memilih homeschooling.

Diskusikanlah hal ini dengan pasangan atau tanyakan pendapat anak. (jika anak sudah bisa diajak bicara)

*Pada bagian bawah artikel ini, Anda akan kami arahkan ke artikel khusus ‘Mengenali dan Menentukan Tujuan Homeschooling’.

Kenapa Perlu Menyusun Rancangan Homeschooling?

Saat Anda menyerahkan anak ke sekolah, Anda tak perlu;

  • menyusun kurikulum
  • memikirkan metode belajar
  • materi pelajaran
  • mengatur alokasi waktu belajar; atau
  • cara mengevaluasi proses belajar

Pihak sekolah mengatur pendidikan anak secara lengkap.

Dalam homeschooling, struktur sekolah yang lengkap seperti itu tidak ada.

Inilah yang membuat orangtua bingung bagaimana cara memulai homeschooling.

Jadi, kita perlu menyusun Rancangan Homeschooling. Karena sistem belajar homeschooling keluarga Anda akan berjalan lebih efektif dan efisien.

Kita akan menentukan model homeschooling yang tepat bagi keluarga.

Ada model School at Home yang terstruktur dan berjenjang seperti sekolah formal.

Ada model Unschooling yang alami dan tak terstruktur.

Ada juga model homeschooling yang mengadaptasi pemikiran tokoh pendidikan atau model mix and match.

*Pelajari macam-macam Model Homeschooling

Selain untuk menentukan model homeschooling, Rancangan Homeschooling perlu dibuat karena beberapa alasan;

  1. Tiap keluarga memiliki prinsip, nilai hidup dan visi yang berbeda satu sama lain. Homeschooling menerima keunikan dan perbedaan tersebut. Untuk mencapai visi pendidikan keluarga, kita bebas menentukan bagaimana proses yang ingin dijalani.
  2. Memilih homeschooling berarti Anda harus berjuang. Sebab belum banyak infrastruktur pendidikan yang memadai bagi keluarga homeschooling. Anda perlu menyusun Rancangan Homeschooling tepat sesuai kebutuhan dan kondisi keluarga.
  3. Rancangan Homeschooling bertindak sebagai peta yang memandu perjalanan pendidikan Anda dan keluarga. Kurikulum, metode belajar, cara mengevaluasi dan teknis lain jadi mudah dilakukan sebab sudah ada panduannya.
  4. Rancangan Homeschooling juga diperlukan saat Anda melakukan evaluasi periodik atas proses homeschooling yang Anda jalani.

Idealnya rancangan homeschooling ini dibuat pada awal proses homeschooling.

Tapi, ada juga keluarga yang menyusunnya saat proses homeschooling telah berlangsung.

Bentuk Rancangan Homeschooling

Tidak ada standar khusus bagaimana bentuk atau rupa dari rancangan homeschooling.

Ada orangtua yang membuat rancangan sederhana, yakni ingin anaknya menjadi penghafal hadits.

Ada juga yang membuat rancangan kompleks dalam bentuk kumpulan lampiran.

Di dalamnya berisi;

  • Tujuan pendidikan keluarga
  • Langkah-langkah mencapai tujuan
  • Cara mengevaluasi proses homeschooling

Bahkan keluarga ini membagi tujuan pendidikan dalam jangka panjang dan pendek.

Mereka menulis poin-poinnya; patuh dan menyayangi orangtua, mengembangkan minat dan bakatnya, bermanfaat bagi orang lain dan bahagia menjalani hidup.

Keluarga lain yang memilih model Unschooling menyusun Rancangan Homeschooling berdasarkan rasa ingin tahu anak.

Hal apapun yang menarik bagi anak, itulah yang diexplore orangtua secara mendalam.

Rancangan homeschooling akan menjadi acuan Anda dalam mengambil keputusan.

Jika keluarga mementingkan aspek agama, maka aspek akademis tak banyak mendapat perhatian.

Keluarga yang ingin anaknya melanjutkan ke perguruan tinggi akan menjadikan bidang akademis sebagai perhatian utama.


Bersiap-siaplah membuat Rancangan Homeschooling keluarga Anda dengan terlebih dahulu MENGENALI DAN MENENTUKAN TUJUAN HOMESCHOOLING.

***Jika Anda tertarik dengan homeschooling, tapi masih ragu dalam memulainya serta bingung bagaimana menjalankannya, Anda bisa ikuti program Pelatihan Homeschooling yang kami selenggarakan tiap bulan di kota-kota besar di Indonesia.

Untuk membaca materi apa saja yang akan disampaikan dan diajarkan oleh Konsultan Homeschooling, silahkan klik >> LIHAT MATERI PELATIHAN <<

Untuk menanyakan jadwal Pelatihan Homeschooling terbaru, silahkan klik ikon WhatsApp di bawah ini.

konsultasi HS