Bagaimana Cara Mendapatkan NISN untuk Anak Homeschooling?

NISN

Bagaimana cara mendapatkan NISN untuk anak homeschooling?

Kenapa anak homeschooling perlu memiliki NISN? Apa sih manfaatnya?

Syarat untuk mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan (UNPK) adalah memiliki NISN.

Anak homeschooling yang ingin pindah ke sekolah formal atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, maka mereka membutuhkan NISN.

 

NISN adalah Nomor Induk Siswa Nasional yang berfungsi sebagai nomor identitas murid untuk semua jalur pendidikan dari SD hingga SMA serta sebagai syarat masuk perguruan tinggi.

 

Cara mendapatkan NISN untuk anak homeschooling adalah dengan mendaftarkan diri melalui PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) atau SKB (Sanggar Kegiatan Belajar).

Tidak semua PKBM/SKB bisa membantu anak kita mendapatkan NISN.

Anda harus mencari PKBM/SKB yang sudah memiliki Nomor Pokok Sekolah Nasional (NPSN). Untuk bisa mendapatkan informasi ini, Anda bisa mengunjungi kantor Dinas Pendidikan setempat.

 

Sebelum tahun 2017, anak homeschooling bisa langsung mendaftarkan diri ke PKBM/SKB untuk mengikuti ujian nasional kesetaraan tanpa perlu NISNnya terdaftar di Dapodik.

 

Sekarang, ada pembaruan kebijakan yakni dalam mengikuti ujian nasional, NISN tiap murid wajib terdaftar di Dapodik.

Dapodik (Data Pokok Pendidikan) adalah sistem aplikasi online yang digunakan pemerintah sebagai pusat data satuan pendidikan, pendidik dan tenaga kependidikan, peserta didik serta substansi pendidikan. Intinya, riwayat pendidikan semua murid terpantau melalui Dapodik.

 

Orangtua yang ingin mengajukan NISN anaknya yang homeschooling bisa dilakukan sejak anak berusia 10 tahun per bulan April pada tahun mendaftar. Jangan lupa sertakan dokumen hasil belajar anak dalam kurun waktu 3 tahun terakhir.

 

Usia di bawah itu bisa mendaftar lebih dulu di PKBM/SKB supaya nanti bisa langsung dibantu untuk mendaptkan NISN.

Anak Anda mungkin tidak homeschooling sejak awal alias sudah pernah sekolah kemudian keluar dan memilih homeschooling. Jadi, ia sudah memiliki NISN dari sekolah sebelumnya.

Apakah NISN itu masih berlaku jika anak pindah jalur pendidikan ke homeschooling?

Pertama, lakukanlah pengecekan lebih dulu melalui website berikut, https://referensi.data.kemdikbud.go.id/nisn/index.php/Cindex/caribynama/.

Jika NISN anak Anda valid (nama dan NISN muncul saat dicari), maka Anda bisa berkomunikasi dengan pihak SKB/PKBM untuk melakukan integrasi dengan NISN Dapodik Dikmas.

Jika ternyata NISN anak tidak ditemukan, artinya Anda perlu melakukan pengajuan ulang untuk mendapat NISN baru ke PKBM/SKB.

 

Ada keluarga homeschooler yang mana profesi orangtuanya berpindah-pindah dari satu kota ke kota lain. Anaknya sudah memiliki NISN di kota A, tapi tiba saat waktu ujian keluarga ini pindah ke kota B.

 

Anda tak perlu mengajukan NISN lagi di kota baru. Cukup hubungi PKBM/SKB di kota lama dan minta surat pindah ke PKBM/SKB di kota baru Anda.

Setelah anak Anda memiliki NISN dan menunggu saat ujian nasional, Anda harus mempersiapkan anak untuk mengikuti ujian nasional.

 

Persiapannya adalah mengajari anak-anak materi pelajaran yang diikutsertakan dalam ujian nasional. Selanjutnya, buat dokumen hasil belajar anak dan setorkan ke pihak PKBM/SKB untuk dimasukkan di Dapodik Dikmas tiap semester.

 

Untuk format rapor atau dokumen hasil belajar anak serta daftar mata pelajaran apa saja yang nilainya harus disetorkan, tiap PKBM/SKB akan memberikan panduannya untuk Anda sesuai dengan Permendikbud 14/2007 tentang Standar Isi dan petunjuk teknis terkait.


Sekian informasi dari kami mengenai cara membuat nisn sendiri atau cara mendapatkan nisn untuk anak homeschooling.

Silahkan catat alamat website kami www.PelatihanHomeschooling.com untuk bisa dikunjungi di lain hari, agar Anda selalu update mengenai berita pendidikan, khususnya homeschooling.