8 Cara Terbaik Meningkatkan Daya Ingat Anak dalam Belajar

cara meningkatkan daya ingat anak dalam belajar
cara meningkatkan daya ingat anak dalam belajar

Anak-anak jarang sekali diajari bagaimana cara berpikir, menganalisis atau mengevaluasi materi di sekolah.

Mereka hanya diminta membaca dan menghafal. Untuk ulangan, tes semesteran maupun ujian nasional, anak-anak hanya mengandalkan hafalan.

Setelah lulus sekolah, tak ayal kalau mereka sudah lupa dengan pelajaran yang pernah dipelajari waktu sekolah.

 

Belajar dengan cara menghafal juga bukan sesuatu yang mudah bagi anak. Mereka tertekan dan frustasi karena kesusahan memahami materi.

 

Saya akan membagikan teknik belajar yang lebih tepat serta cara meningkatkan daya ingat anak dalam belajar.

Supaya apa yang dipelajari anak bisa diingat lebih lama dan mereka bisa mengakses informasi tersebut dengan MUDAH kapanpun dibutuhkan.

Sebelumnya, saya ingin bertanya pada Anda.

 

34.999 X 557.900. Berapa jawabannya?

 

Kemungkinan besar Anda malas menjawabnya. Karena tidak ada untungnya bagi Anda.

Buat apa saya menjawab, lha wong nggak penting untuk saya?

Bagaimana jika saya tambahkan kalimat seperti ini, “jika Anda mau menjawab, saya akan berikan hadiah 1 unit mobil Toyota Land Cruiser.”

Bagaimana reaksi Anda?

Oh, pastinya Anda akan langsung berebut menjawabnya. Inilah yang sebenarnya terjadi pada anak di sekolah.

 

Mereka kesulitan menghafal dan malas belajar, bukan karena bodoh. Tapi, karena mereka belum menemukan relevansi dari apa yang dipelajari dengan keseharian mereka.

 

Buat apa Anda susah-susah ngitung perkalian tersebut, tidak ada hubungannya sama kerjaan Anda. Tidak ada untungnya!

Tapi, saat Anda tahu bahwa setelah menjawab pertanyaan atau mempelajari hal baru Anda akan mendapat sesuatu, maka Anda jadi semangat.

Cara Meningkatkan Daya Ingat

1. Tunjukkan Manfaat Mempelajari Sesuatu

Cara pertama agar ingatan kuat adalah membagikan informasi yang penting untuk anak.

Anda mungkin sering mengeluh, kenapa anak saya hafal banget sama karakter-karakter di video game, tapi untuk menghafal tabel perkalian dia nggak bisa?

 

Ini karena video game lebih menarik ketimbang tabel perkalian. Informasi yang tidak penting atau tidak relevan, tidak akan mendapat perhatian dari otak kita.

 

Kalau Anda ingin anak bisa memahami materi pelajaran dengan baik, buat mereka tertarik lebih dulu.

Kalau anak sulit menghafal tabel perkalian, tunjukkan pada anak betapa asyiknya mempelajari matematika. Tunjukkan pula pada mereka manfaat belajar matematika.

2. Melatih, Mengulang dan Mempraktikkan

Kesalahan besar dari cara belajar di sekolah adalah HANYA MENGANDALKAN HAFALAN.

Membaca materi atau mendengarkan ceramah dari guru, kemudian menjejalkan semuanya dalam sekali waktu.

Setelah selesai belajar atau melewati ulangan, anak tak lagi mengulang pembelajaran tersebut. Inilah yang mengakibatkan pembelajaran kita menguap begitu saja.

 

Untuk bisa membuat anak lebih mudah memahami materi, kita perlu membantu mereka untuk melatih, mengulang dan mempraktikkan teori tersebut.

 

Persis seperti kata Mark Twain, “seseorang yang memiliki kucing bisa memahami kucing secara utuh ketimbang mereka yang hanya membaca buku tentang kucing.”

3. Menghubungkan dengan Pembelajaran Terdahulu

Cara meningkatkan daya ingat anak dalam belajar selanjutnya adalah menghubungkan informasi yang ada dengan apa yang telah diketahui.

 

Cara ini membuat anak berpikir lebih keras ketimbang sekedar menghafal. Karena mereka dituntut untuk menemukan arti dari informasi baru dengan pengalaman yang sudah dimiliki.

 

Apabila anak tak pernah diajarkan dan dibiasakan melakukan cara belajar ini, melainkan lebih sering menggunakan rehearsal hafalan, akibatnya SANGAT FATAL.

Pertama, murid takkan mampu menghubungkan antara materi yang dipelajari hari ini dengan materi di masa lalu serta kesulitan menerapkannya di masa depan.

Kedua, lama-lama anak menganggap proses belajar sama dengan menghafal. Bukan memberi makna atau mengaitkannya dengan kehidupan keseharian.

Padahal, belajar adalah proses berpikir, menganalisis dan menyimpulkan. Bukan sekedar menerima dan menghafal teori demi teori.

cara meningkatkan daya ingat anak
cara meningkatkan daya ingat anak

4. Menggunakan Teknik Ingatan

Teknik ingatan bisa Anda ajarkan pada anak untuk meningkatkan daya ingat mereka. Supaya apa yang dipelajari anak bisa diingat lebih lama dan mereka bisa mengakses pelajaran tersebut dengan mudah kapanpun dibutuhkan.

 

Salah satu teknik ingatan yang banyak dimanfaatkan adalah TEKNIK AKROSTIK.

 

Akrostik adalah penggunaan setiap huruf pertama dari suatu kelompok kata dan suku kata-suku kata lainnya hingga menjadi satu kalimat. Contoh Akrostik.

Warna pelangi
1. Me = Merah
2. Ji = Jingga
3. Ku = Kuning
4. Hi = Hijau
5. Bi = Biru
6. Ni = Nila
7. U = Ungu

5. Menghindarkan Hambatan Belajar

Jika gaya belajar anak adalah auditori. Saat anak mempelajari sesuatu, mereka cenderung membacanya dengan suara keras.

 

Tapi, di saat yang bersamaan tetangga Anda mendengarkan lagu dengan keras. Akhirnya, informasi yang masuk jadi bertabrakan.

 

Jadi, sediakanlah ruangan belajar yang nyaman dan menyenangkan bagi anak untuk belajar. Supaya mereka terhindar dari hambatan-hambatan dalam belajar.

6. Meningkatkan Fokus dan Konsentrasi Belajar

Untuk meningkatkan daya ingat dan kecerdasan otak anak Anda bisa membantu meningkatkan konsentrasi mereka.

Otak kita tidak bisa menerima beragam informasi di saat yang bersamaan.

 

Saat kita bekerja di kantor, tapi kita kepikiran sama anak di rumah yang lagi demam, akhirnya kita kesulitan untuk konsentrasi.

 

Otak menjadi bingung, bagian mana yang harus diberi perhatian? Akhirnya, kemampuan mengingat jadi melemah.

Sekali lagi, lingkungan belajar yang kondusif dan mendukung SANGAT DIBUTUHKAN anak.

Tidak sekedar terhindar dari hambatan, tapi juga harus mampu membuat anak fokus dan konsentrasi.

 

Misalnya, anak sedang belajar di kamar kemudian Anda nonton sinetron dengan suara keras. Atau Anda dan pasangan sering bertengkar, sehingga mengganggu psikologis anak.

 

Hal-hal tersebut bisa merusak fokus dan konsentrasi anak.

7. Membantu Anak Mengontrol Emosi

Cara meningkatkan daya ingat dan konsentrasi berikutnya adalah menjaga emosi anak.

Saat kita belajar dalam keadaan tertekan, stress, frustasi, sedih, kecewa atau marah, maka otak akan kesulitan memproses informasi yang masuk.

 

Anda pasti pernah melihat atau mendengar seorang anak SMA yang baru saja putus dari pacarnya, tiba-tiba prestasi akademisnya menurun.

 

Karena sedih habis putus cinta, anak ini tidak mampu mengontrol emosinya, akhirnya mengganggu konsentrasi belajar. Dan, berdampak buruk pada prestasinya di sekolah.

Membantu anak mengontrol emosi sangat penting. Anda harus mengajari bagaimana caranya agar tidak mudah marah, mengatasi rasa kesal dan kecewa.

 

Cara paling mudah mengajari anak mengontrol emosi adalah memberikan teladan melalui keseharian Anda.

 

Jangan sampai Anda sendiri sering marah-marah di depan anak dan mudah lepas kontrol emosi!

8. Milikilah Gaya Hidup Sehat

Cara meningkatkan daya ingat dan daya tangkap selanjutnya adalah menjaga gaya hidup sehat.

Jangan sampai anak Anda belajar dalam keadaan fisik yang lelah.

<< Baca eBook Membuat Anak Gila Belajar <<

ebook membuat anak gila belajar

Misalnya, mereka habis bermain seharian di luar rumah. Kemudian, Anda langsung meminta mereka mengerjakan PR tanpa mandi atau istirahat lebih dulu.

 

Pikiran dan tubuh itu saling mempengaruhi satu sama lain.

 

Jika terlalu banyak pikiran, biasanya fisik ikut drop. Saat fisik lelah, pikiran pun sulit konsentrasi. Akhirnya, proses belajar tidak berjalan efektif.

Jika Anda ingin meningkatkan daya ingat anak dalam belajar, Anda perlu membantu anak memiliki gaya hidup sehat.

Menjaga makanan, minuman dan asupan gizinya. Mengajak anak untuk lebih sering beraktivitas di luar rumah, seperti olahraga, camping dll.

Hindari bermain gadget dan nonton tv seharian sembari ngemil. Selain beresiko obesitas karena kurang aktivitas fisik, anak jadi cenderung malas berpikir.