Ijazah Homeschooling Bentuknya Seperti Apa Sih, Cek di Sini!

Ijazah homeschooling bentuknya seperti apa, sih? Banyak orang bertanya apakah homeschooling bisa kuliah?

Sudah terlampir jelas dalam Undang-undang bahwa hasil lulusan homeschooling diakui dan dianggap setara dengan peserta didik dari sekolah formal.

Artinya, anak homeschooling juga memiliki ijazah SMA atau sederajat yang bisa digunakan untuk melanjutkan ke jenjang lebih tinggi.

Lalu, bagaimana cara mendapatkan ijazah homeschooling?

Apabila anak homeschooling ingin melanjutkan ke perguruan tinggi yang ada di Indonesia baik swasta maupun negeri, mereka bisa mendapatkan ijazah melalui ujian kesetaraan.

Atau lebih populer dengan sebutan ijazah paket C.

Ijazah Homeschooling

Terdapat 3 jenis ijazah paket yang dikenal di Indonesia;

  • Ijazah Paket A setara SD – minimal usia 12 tahun
  • Ijazah Paket B setara SMP – memiliki Ijazah Paket A usia 3 tahun
  • Ijazah Paket C setara SMA – memiliki Ijazah Paket B usia 3 tahun

Secara legalitas, ijazah ini memiliki kedudukan sama dengan ijazah sekolah formal.

Berikut adalah daftar mata pelajaran ujian nasional untuk homeschooling;

Mata Ujian Paket A

1. PKn
2. Bahasa Indonesia
3. Matematika
4. Ilmu Pengetahuan Alam
5. Ilmu Pengetahuan Sosial

Mata Ujian Paket B

1. Bahasa Indonesia
2. PKn
3. Matematika
4. Ilmu Pengetahuan Sosial
5. Bahasa Inggris
6. Ilmu Pengetahuan Alam

Mata Ujian Paket C IPA

1. Bahasa Indonesia
2. Kimia
3. Matematika
4. Biologi
5. PKn
6. Bahasa Inggris
7. Fisika

Mata Ujian Paket C IPS

1. Bahasa Indonesia
2. Geografi
3. Matematika
4. Sosiologi
5. PKn
6. Bahasa Inggris
7. Ekonomi

Jika dari awal Anda berniat mengikutsertakan anak Ujian Kesetaraan, maka dalam proses homeschooling Anda tak boleh melewatkan mata pelajaran di atas.

Ujian Kesetaraan diselenggarakan di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat).

Anda bisa mencarinya di lokasi tempat tinggal Anda sebab tiap kota/kebupaten biasanya memiliki lembaga ini.

Syarat mengikuti Ujian Kesetaraan di PKBM antara lain;

  • Mendaftar di PKBM minimal 1 tahun sebelum ujian
  • Menyelesaikan proses pembelajaran
  • Menunjukkan hasil proses pembelajaran (Rapor, portofolio hasil karya anak, hasil latihan ujian yang dilakukan secara mandiri)

Dan, syarat teknis lain sesuai dengan kebutuhan PKBM masing-masing daerah.

Aturan mengenai ujian paket ini sering berubah tiap tahunnya, usahakan untuk senantiasa memantau peraturan baru mengenai Ujian Paket.

*Anda juga perlu tahu bahwa untuk mengikuti ujian kesetaraan, sebelumnya anak sudah harus memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) yang terdaftar di Dapodik.

NISN berfungsi sebagai nomor identitas yang akan dipakai anak di semua jalur pendidikan dan untuk masuk perguruan tinggi.

*Baca penjelasan lengkapnya > CARA MENDAPATKAN NISN UNTUK ANAK HOMESCHOOLING

Sekolah Payung

Selain ujian kesetaraan melalui lembaga nonformal, ada alternatif lain untuk mendapatkan ijazah homeschooling, yakni Sekolah Payung.

Sekolah Payung adalah sekolah formal yang mau menerima anak homeschooling terdaftar di sekolah tersebut.

Alternatif ini mengacu pada Peraturan Pemerintah No. 129 Tahun 2014 Pasal 12;

Peserta didik Sekolahrumah dapat mengikuti UN/UNPK satuan pendidikan formal atau nonformal yang disetujui atau ditunjuk Dinas Pendidikan Kabupaten/kota setempat.

Kerjasama ini tergantung dari negosiasi orangtua dengan pihak sekolah.

Belum banyak praktisi homeschooling yang mau menggunakan alternatif ini sebab anak diwajibkan mengikuti kurikulum dan standar sekolah.

Ada juga sekolah yang mensyaratkan anak homeschooling mengikuti ujian tengah semester atau ujian semesteran di sekolah tersebut.

Ujian Cambridge

Cambridge International Examinations adalah bagian dari Cambridge Assesment, divisi non-profit Universitas Cambridge.

Untuk jenjang SMA, ada dua macam tes yang bisa diambil;

  1. IGCSE
  2. Cambridge International AS & A Level

Ijazah ini bisa dipakai sebagai syarat masuk kuliah di luar negeri.

Jika Anda ingin mengikutisertakan anak dalam Ujian Cambridge, maka Anda harus menerapkan kurikulum Cambridge.

Kunjungi situsnya www.cambridgeinternational.org untuk memahami bagaimana sistem Ujian Cambridge, bagaimana  silabus, kurikulum yang diterapkan, materi pelajaran dan ketrampilan apa yang harus dikuasai anak.

4 keuntungan yang bisa didapat anak dengan mengikuti Ujian Cambridge;

  1. Kecakapan Bahasa Inggris
  2. Wawasan internasional
  3. Pendidikan terupdate dan modern
  4. Kesempatan kuliah di luar negeri

Beberapa alternatif di atas sekaligus menjawab pertanyaan ‘apakah homeschooling bisa kuliah’. Tentu saja jawabannya bisa.

Karena setelah mengikuti salah satu cara mendapatkan ijazah homeschooling di atas, anak-anak bisa melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi baik negeri maupun swasta.

Tentu saja, pilihan cara mendapatkan ijazah ini tergantung dari kebutuhan anak dan visi pendidikan keluarga yang sudah Anda buat di awal proses homeschooling.

Selanjutnya, kita akan membahas tentang >> ANAK HOMESCHOOLING PINDAH SEKOLAH FORMAL, BISAKAH?


***Jika Anda tertarik dengan homeschooling, tapi masih ragu dalam memulainya serta bingung bagaimana menjalankannya, Anda bisa ikuti program Pelatihan Homeschooling yang kami selenggarakan tiap bulan di kota-kota besar di Indonesia.

Untuk membaca materi apa saja yang akan disampaikan dan diajarkan oleh Konsultan Homeschooling, silahkan klik >> LIHAT MATERI PELATIHAN <<

Untuk menanyakan jadwal Pelatihan Homeschooling terbaru atau konsultasi, silahkan klik tulisan di bawah ini.

>> Daftar Pelatihan Homeschooling dan Konsultasi <<