Apa yang Bisa Diajarkan Orangtua pada Anak di Bulan Ramadhan?

Bingung mau berkegiatan dan belajar apa dengan anak di bulan ramadhan? Jangan khawatir, khusus di halaman ini saya bagikan contoh jurnal kegiatan anak di bulan ramadhan.

Bukan sekedar mengisi waktu, tapi kegiatan ini sifatnya bermakna belajar.

Bulan suci yang datang hanya sekali dalam setahun ini mendidik manusia untuk berdisiplin diri dengan melakukan puasa, meningkatkan keimanan dan ibadah kepada Yang Maha Memberi Kehidupan.

Berikut adalah pelajaran yang bisa Anda sisipkan melalui 30 Kegiatan Anak di Bulan Ramadhan.

1. Turunnya Al Quran

Pada hari ke 27 di bulan ramadhan, kitab suci Al Quran untuk pertama kalinya turun dan diwasiatkan kepada Nabi Muhammad SAW. Al Quran juga menjadi dasar, prinsip dan pegangan hidup umat muslim.

2. Berpuasa

Orang dewasa yang masuk akil baligh wajib melaksanakan puasa dimulai dari waktu sahur hingga adzan maghrib. Tidak minum, makan, merokok, berhubungan badan dan hal-hal lain yang bisa membatalkan puasa.

kegiatan anak di bulan ramadhan
Kalender Kegiatan Anak

Anak sekolah biasanya pulang lebih awal dan kantor-kantor tutup lebih cepat. Seperti perbankan dan kantor pemerintah.

3. Kenapa Harus Puasa?

Puasa adalah kewajiban perintah dari Yang Maha Kuasa untuk umatnya karena mengandung banyak kebaikan.

Membersihkan racun dalam tubuh, meningkatkan sistem imun hingga mendekatkan kita pada Yang Maha Memberi Kehidupan.

Selain itu, puasa juga mengingatkan kita pada orang-orang di sekitar yang hidup dalam kekurangan, tidak mampu membeli makanan bergizi serta kesulitan memenuhi kebutuhan hidupnya sehari-hari.

Maka, sudah sepantasnya orangtua mengajarkan anak untuk memanage keuangan. Bukannya menjadi konsumtif saat puasa.

4. Waktu Makan Berubah

Biasanya kita bersama anak-anak makan sehari tiga kali, tapi saat puasa waktu makan sedikit berubah dan menjadi lebih teratur.

Yakni, saat sahur dan berbuka puasa. Jam makan ini membuat kita lebih disiplin dan meningkatkan kebersamaan karena kita menyempatkan waktu untuk melakukannya bersama keluarga.

5. Menjaga Penglihatan

Bulan ramadhan bisa kita jadikan wadah untuk mengajarkan anak cara memanfaatkan penglihatan dengan baik. Tanyakan pada anak..

 Bagaimana jika seandainya kamu tidak bisa melihat?

Praktikkan bersama dengan cara menutup mata kalian menggunakan kain atau benda apapun yang bisa menutup mata sepenuhnya.

Cobalah untuk menggambar, berjalan atau melakukan aktivitas lain. Melalui kegiatan sederhana ini, anak akan sadar untuk selalu bersyukur dan menggunakan penglihatannya untuk hal-hal yang bermanfaat.

6. Menjaga Pendengaran

Lima panca indera yang kita miliki adalah bentuk rasa cinta Tuhan kepada umatnya. Maka, perlu kita ajarkan pada anak cara memanfaatkannya secara opitimal.

Jangan sekedar digunakan mendengarkan gosip atau musik cadas.

Anda juga bisa mengajarkan anak mendengarkan hal-hal yang selama ini tidak begitu diperhatikan.

kegiatan anak di bulan ramadhan 2
Jurnal Ramadhan Anak

Misalnya, saat Anda datang ke masjid untuk tarawih. Minta anak untuk diam dengan tenang, kemudian menutup mata.

Kira-kira apa yang kamu dengar, nak?

Mungkin mereka akan menjawab, suara adzan, suara tawa anak-anak, suara ibu-ibu berteriak, orang menirukan adzan, dll.

7. Menjaga Perasaan

Manusia adalah makhluk spesial bagi Tuhan, karena hanya kita yang dianugerahi kemampuan merasa. Jadi, jangan sampai melewatkan pelajaran merasa untuk anak.

Sesekali setelah pulang tarawih, Anda bisa memberikan kado. Isinya tidak perlu hal besar. Cukup pensil, buku bacaan, permen, kartu ucapan, poster tokoh kesukaannya dll.

Bungkus hadiah-hadiah ini agar terlihat menarik. Selanjutnya, minta mereka menutup mata, menebak apa isi dari kado-kado ini dan minta mereka menjelaskan perasaannya.

Apakah senang, deg-degan, kaget, bingung dll.

8. Menjaga Penciuman

Syukur adalah kemampuan yang wajib kita ajarkan pada anak. Dan, aktivitas ramadhan sangat cocok untuk dijadikan tempat mengajarkan kemampuan itu.

Salah satu cara yang bisa Anda gunakan adalah mengajak anak menyiapkan makanan sahur dan berbuka.

Kenalkan pada beragam bumbu dapur, manfaat, aroma dan rasanya. Seperti bawang merah, bawang putih, gula, garam, lemon, cabai dll.

Saat sahur mereka bisa mencicipinya. Saat berbuka mereka bisa melihat dan mencium aroma itu, tapi tak bisa mencicipinya. Ini akan menjadi tantangan yang menyenangkan untuk anak Anda.

9. Akhir Ramadhan

Hari-hari akhir di bulan ramadhan biasanya orang-orang sibuk menyiapkan diri menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Anda tidak boleh lengah dan membiarkan anak hanya merasakan euphoria Idul Fitri, tapi melupakan esensi yang sangat penting yakni tetap menjalankan kebaikan, senantiasa bersyukur dan memanfaatkan 5 panca indera kita untuk kebaikan.

10. Merayakan Idul Fitri

Sholat idul fitri, berkumpul dengan keluarga, kerabat, teman, bersilaturahmi, saling memaafkan dan kembali menjadi manusia baru.

Semua hal itu menjadi sangat bernilai dan kesempatan tepat untuk membangun karakter serta menurunkan nilai, prinsip, kebiasaan dan budaya di keluarga besar Anda pada anak.


Silahkan download eBook 30 Kegiatan Anak di Bulan Ramadhan yang saya bagikan gratis.

Anda bisa mengubah kegiatan-kegiatan di eBook ini karena ini hanya contoh. Akan sangat seru jika anak membuat buku jurnalnya sendiri atau membuatnya dalam bentuk kalender. Seperti contoh yang saya berikan melalui gambar.

Selamat menjalankan ibadah puasa, semoga menjadi kesempatan baik guna meningkatkan bonding emosional dengan anak!