Bagaimana Cara Mengatur Waktu Kegiatan Homeschooling?

Hal yang paling sering dikhawatirkan oleh praktisi homeschooling adalah bagaimana mereka mengelola waktu keseharian.

Orangtua yang tidak menjadikan homeschooling sebagai model pendidikan anaknya, mungkin merasa terbantu dengan adanya sekolah formal.

Sebab, mereka hanya perlu mendaftarkan dan menyerahkan anaknya ke sekolah, kemudian semua beres.

 

Homeschooling berbeda.

 

Orangtua tak hanya mengurusi tugas rumah tangga, tapi juga memikirkan bisnis atau pekerjaan. Dan, di saat yang sama mereka masih memperjuangkan hak pendidikan anak-anak.

 

Kunci utama dalam cara mengatur waktu kegiatan homeschooling adalah menikmatinya.

 

Tidak merasa terbebani dengan target yang ditetapkan, serta tidak menyalahkan diri saat target tak tercapai.

Ada kalanya rencana rapi nan indah yang sudah disusun jadi hancur berantakan dan tak terlaksana disebabkan oleh beberapa hal.

Misalnya, Anda atau anak-anak jatuh sakit, tamu yang datang tanpa membuat janji lebih dulu, kegiatan penting nan mendadak dan hal-hal lain diluar perencanaan.

 

Jika hal ini terjadi pada proses homeschooling Anda, nikmati saja!

 

Sebab, dalam perjalanannya manusia memang tidak bisa memastikan apapun.

Jadwal atau time management itu hanya sebagai panduan yang memudahkan kita melaksanakan kegiatan keseharian dan melakukan evaluasi.

Bukan untuk memastikan bahwa apa yang kita rencanakan harus terwujud.

Akan ada hari-hari dimana semangat Anda dan anak-anak dalam keadaan on. Semua jadwal dan rencana yang telah Anda susun, berjalan dengan sangat lancar.

Sayangnya, saat-saat seperti itu tidak terjadi tiap hari.

 

Anda bisa mengalami kelelahan, anak-anak bisa merasa jenuh. Saat itu terjadi, kegiatan menyenangkan pun jadi berat dilaksanakan.

 

Untuk mengatasi hal-hal yang tidak diinginkan dan mengantisipasi jangan sampai kita menyalahkan diri secara berlebihan jika target tak tercapai, berikut tips cara mengatur waktu kegiatan homeschooling.

Tips Pertama – Manfaatkan Jadwal

Jadwal keseharian memang tidak bisa membuat kegiatan kita selalu terlaksana dengan lancar.

Namun, setidaknya keseharian kita akan tertata rapi, memiliki acuan dalam bertindak dan lebih mudah dalam melakukan evaluasi.

 

Jadwal keseharian ini akan sangat baik jika Anda memasangnya di tempat yang bisa dilihat oleh seluruh anggota keluarga.

 

Fokus dari jadwal anak-anak dan orangtua biasanya berbeda.

Anak-anak lebih fokus pada kegiatan belajar sehari-hari, sedangkan orangtua pada pengelolaan dan mengevaluasi target belajar anak.

Jadwal keseharian sangat membantu Anda dan anak-anak untuk membuat target belajar, sehingga visi pendidikan jadi lebih mudah tercapai.

Anda juga bisa mengajarkan pada anak bagaimana mengatur target sendiri dan me-manage waktunya agar mampu mencapai target yang telah dibuat.

Tips Kedua – Target Realistis

Jika kita menjalankan homeschooling sembari bekerja, maka kita tak hanya memikirkan soal pekerjaan tapi juga mengatur kegiatan belajar anak yang cukup kompleks.

Anak-anak pun jadi lebih bergantung pada orangtua dalam keseharian.

Jika ada pekerjaan mendadak yang perlu Anda tangani dan memakan banyak waktu, maka jadwal homeschooling Anda bisa jadi berantakan.

 

Saat sesuatu tidak berjalan sesuai dengan rencana, maka Anda tidak perlu memaksakannya. Nikmati dan penuhi saja target secara realistis.

 

Hambatan-hambatan yang menggagalkan kita melaksanakan kegiatan sesuai rencana itu wajar dalam proses homeschooling.

Tipsnya, tetap laksanakan kegiatan sesuai jadwal yang telah Anda susun.

Namun, buatlah target yang lebih realistis. Target yang bisa dilaksanakan dengan mudah dan tanpa tekanan.

 

Tips Ketiga – Lakukan Pembagian Waktu

Pembagian waktu ini tergantung pada aktivitas orangtua itu sendiri. Rata-rata kita membagi waktu sehari ke dalam empat bagian, yakni pagi, siang, sore dan malam hari.

 

Pagi hari bisa diisi dengan kegiatan belajar yang lebih padat. Siang hingga sore hari bisa dijadikan kesempatan untuk beristirahat atau kegiatan yang sifatnya ringan, seperti olahraga atau mengikuti kursus tertentu.

 

Malam hari, Anda dan anak-anak bisa memanfaatkannya untuk melakukan evaluasi pencapaian pada hari itu atau sekedar ngobrol ringan guns membicarakan hal-hal yang menyenangkan.

Tips Keempat – Memilah dan Memilih Kegiatan

Perjalanan homeschooling jadi lebih menyenangkan jika kita bergabung dengan komunitas homeschooling di daerah tempat kita tinggal.

Kita akan mendapatkan banyak penawaran kopdar, fieldtrip bersama, meluangkan waktu untuk berbagi pengalaman dan strategi berkegiatan serta masih banyak lagi.

 

Satu hal yang perlu Anda ingat. Pilihlah tiap ajakan yang datang dengan seksama.

 

Semua kegiatan komunitas pasti menyengnangkan dan bermanfaat. Tapi, tidak semua kegiatan itu bisa Anda jalankan selaras dengan jadwal keseharian yang telah disusun.

Prioritas Anda adalah mencapai target yang telah Anda buat bersama anak.

Jika memang jadwal homeschooling Anda tidak bentrok dengan penawaran kegiatan dari komunitas homeschooling, maka Anda bisa mempertimbangkannya.

Tips Kelima – Do it Now!

Menunda itu bagaikan terjebak dalam pasir hisap. Sekuat apapun keinginan Anda untuk keluar, tapi sekali terjebak, Anda akan kesulitan mengeluarkan tubuh dari sana.

 

Jadi, jangan sekali-kali menunda.

 

Temukanlah waktu terbaik dalam keseharian Anda. Misalnya, ada orang yang mampu berkonsentrasi penuh saat bekerja pada malam hari.

Tapi, ada juga orang-orang yang mampu bekerja secara optimal saat pagi hari.

Anda perlu mencari tahu dan menemukan kapan waktu terbaik Anda, kemudian manfaatkan waktu terbaik itu guna menyelesaikan pekerjaan yang Anda anggap sulit.

Tips Keenam – Jadilah Fleksibel!

 

Saat bertemu dengan hal-hal yang menghambat kegiatan Anda, jangan memaksakan diri.

 

Berusahalah mencari celah agar Anda bisa melaksanakan target tertentu sekaligus tetap menikmati kegiatannya.

 

Memang benar Anda bisa menyelesaikan banyak target. Tapi, dalam melaksanakannya Anda menekan dan memaksa anak-anak, sehingga mereka tidak menikmati kegiatannya.

Jika memang tidak ada waktu yang pas, bersikaplah fleksibel dan cepat menyesuaikan diri.


Selanjutnya, kami akan memandu Anda untuk menyusun jadwal kegiatan homeschooling melalui bacaan 8 TIPS MEMBUAT JADWAL BELAJAR DAN BERKEGIATAN HOMESCHOOLING