7 Cara Mengelola Keseharian Agar Homeschooling Berjalan Efektif

Kalau berangkat sekolah, orangtua tak perlu bingung memikirkan kegiatan sehari-hari anak.

Karena disana ada guru yang mengelola kegiatan belajar mereka. Dan, teman sebaya yang mengisi waktu istirahatnya.

Berbeda dengan homeschooling. Kita perlu memikirkan kegiatan keseharian apa yang bermakna belajar agar waktu anak tidak terbuang sia-sia.

Berikut adalah 7 cara mengelola keseharian agar proses belajar homeschooling berjalan efektif dan efisien.

1. Menikmati Kebersamaan Keluarga

Hal penting pertama yang harus orangtua sadari adalah kenyamanan saat menghabiskan waktu bersama.

Baik orangtua maupun anak harus menjalani keseharian tanpa ada beban dan bosan.

 

Ada tipe orangtua di luar sana yang cenderung ingin terima bersih. Mereka tak mau susah-susah mendidik dan mengikuti perkembangan anak.

 

Tipe orangtua seperti ini kurang cocok melaksanakan pendidikan homeschooling.

Sebab, dalam keseharian mereka mungkin akan merasa terganggu dengan anak-anak yang selalu membutuhkan keberadaan dan bantuannya.

2. Distribusi Tugas Orangtua

Tiap keluarga memiliki gaya tersendiri dalam membagi tugas antara ayah dan ibu. Umumnya, ibu memiliki tugas lebih luas ketimbang ayah dalam hal mendidik dan mengasuh anak.

Sehingga, proses homeschooling pun lebih banyak dipimpin oleh ibu.

Namun, tidak menutup kemungkinan ibu akan membagi tugas bersama ayah.

Intinya, pembagian tugas ini harus jelas dan terarah agar kegiatan keseharian jadi lebih efektif dan efisien.

3. Mendata Hal-hal Penting

Keluarga juga harus mendata hal-hal penting yang boleh dan tidak boleh dilanggar.

Misalnya, saat mempelajari agama dan kitab suci, anak-anak tak boleh melewatkan jadwalnya.

Mereka juga tidak boleh bermain di luar rumah lebih dari waktu yang telah ditentukan.

Di satu sisi, Anda mentolerir anak-anak saat mereka sedang tak mood belajar bidang akademis.

Dengan memilah kegiatan yang bisa ditolerir atau tak bisa ditolerir, kita bisa lebih mudah mengelola kegiatan keseharian tanpa ada beban.

4. Melibatkan Anak Secara Total

Tugas utama orangtua dalam keseharian homeschooling adalah menyiapkan anak menjadi pribadi mandiri yang mampu mengurus diri sendiri.

Oleh sebab itu, Anda harus melibatkan anak secara total dalam tiap kegiatan.

 

Bukan hanya sebagai obyek yang menerima, tapi juga menjadi pengambil keputusan dengan memilih sendiri jadwal dan kegiatan keseharian.

 

Kita bisa memulainya dengan cara sederhana dan bertahap, misalnya meminta anak mendata kegiatan yang dibutuhkan untuk membantu mereka memahami sebuah materi.

Meskipun hasil pemikiran anak terlihat sepele, orangtua tetap perlu memberikan apresiasi berupa ucapan terima kasih atas usaha anak karena mau mencoba.

5. Kegiatan Sederhana

Kegiatan keseharian homeschooling tidak harus keren atau heboh.

Lakukan saja kegiatan sederhana, namun bermakna dan membawa manfaat bagi anak-anak.

6. Perbanyak Kegiatan Bersama

Ada banyak manfaat yang bisa Anda dapatkan jika memperbanyak kegiatan bersama yang bersifat sederhana.

Antara lain, tugas rumah tangga lebih cepat selesai, anak-anak mendapatkan pelajaran dan ikatan tiap anggota keluarga makin erat.

7. Keseharian Membentuk Pola

Anak-anak perlu diajari bagaimana mematuhi jadwal dan bersikap disiplin.

Kegiatan keseharian yang teratur akan membentuk pola dalam hidup anak.

Mereka akan belajar pukul berapa harus bangun pagi, sarapan, belajar, memperdalam minat, bermain dll.

*Mau tahu Bagaimana Cara Mengelola Materi, Metode dan Waktu Belajar Homeschooling? Dalam Ebook ini, Anda akan diajari caranya secara lebih detil.. Download yuk

mengelola kegiatan keseharian homeschooling


Selanjutnya, kami akan membantu Anda dalam BAGAIMANA CARA MENGATUR WAKTU KEGIATAN HOMESCHOOLING?