• Pemikiran Kritis dan Kreatif bukan anugerah Tuhan untuk the choosen one
  • Pemikiran Kritis dan Kreatif juga bukan hasil dari rajin membaca puluhan buku

Pemikiran Kritis dan Kreatif adalah kemampuan yang bisa dilatih. Seperti pisau dapur yang tajam karena sering dipakai dan diasah.

 

Kuncinya, Apakah Anda siap dan mau menyediakan lingkungan penuh stimulasi positif untuk anak?

Jika IYA, maka Anda harus memiliki eBook ini.

*Contoh Kasus:

Masih ingat dengan kejadian yang menggegerkan warga Jatim September 2016?

Waktu itu, polisi menerjunkan 2000 personelnya untuk menangkap seseorang.

Namanya KANJENG DIMAS!

pemikiran kritis dan kreatif

Pemimpin padepokan yang katanya punya keahlian melipatgandakan uang sampai 10 KALI LIPAT.

Banyak orang tertipu! Bukan hanya warga sekitar, tapi pengikutnya sampai ke seluruh nusantara.

Salah seorang pengikutnya bahkan sudah setor Rp 10 Milyar, tapi uang yang dijanjikan tak kunjung datang.

 

Kenapa orang-orang ini mudah tertipu dan terbawa arus?

Saat ini kita bahkan mudah diseret isu SARA dan mengikuti informasi yang belum jelas valid atau tidaknya.

Inilah pentingnya memiliki kemampuan berpikir kritis!

PEMIKIRAN KRITIS: Kemampuan menganalisis dan mengevaluasi tiap informasi dengan cara mencari fakta, kemudian menyimpulkan apakah informasi tersebut benar dan bisa diaplikasikan dalam hidup.

*Contoh Kasus:

Jumlah pengusaha ternyata baru mencapai 1,6-1,8% dari 225 juta penduduk Indonesia. Padahal, untuk menjadi negara maju setidaknya Indonesia butuh 2,5% pengusaha.

Yang lain pada kemana?

  • Rata-rata berprofesi sebagai karyawan
  • Lebih banyak jagi pengikut ketimbang trendsetter

pemikiran kritis dan kreatif

Kalaupun jadi pengusaha, mereka hanya jadi gerobakpreneur.

Gerobakpreneur adalah istilah yang dipopulerkan akademisi terkenal, Rhenald Kasali. Alih-alih jadi pengusaha besar, mereka justru bersaing dengan ketiak pedagang kaki lima.

Tak hanya di bidang usaha! Kurangnya kreativitas kita juga ada dalam dunia pendidikan.

 

Buktinya, lebih banyak guru yang hanya mentransfer isi LKS dan BUKU PAKET ke kepala anak ketimbang mendidik anak agar berani meraih mimpi

Kenapa banyak diantara kita terjebak kehidupan monoton, sulit berpikir out of the box dan sering merasa mentok dengan kondisi yang ada?

Karena kurangnya kreativitas!

Kenapa masyarakat kita seolah tak mampu berpikir kreatif?

Karena kebiasaan di rumah & sekolah yang tidak membiasakan berpikir kreatif.

 

Tidak percaya? Nih buktinya..

Orangtua seringkali menganggap pintar di sekolah saja sudah cukup.

Tuhan menganugerahi kita dengan 2 belahan otak; KANAN DAN KIRI.

Otak kiri membantu kita berpikir kritis. Otak kanan membantu kita berpikir kreatif.

Keduanya sama penting dan menunjang kehidupan.

Tapi, kenapa di sekolah hanya otak kiri yang dikembangkan? Itu pun tidak dilakukan secara maksimal. Sehingga, banyak orang pintar tapi tidak tahu bagaimana cara menggunakan kepintarannya dengan benar.

Otak kanan yang juga diperlukan, jarang sekali diasah. Padahal, otak kanan membantu kita menemukan cara baru saat yang lain merasa tidak ada solusi.

 

Apa Saja yang Akan Anda Pelajari di eBook Ini?

  1. Mengetahui penyebab manusia sulit berpikir kritis dan kreatif
  2. Mengetahui manfaat memiliki pemikiran kritis dan kreatif
  3. Ada 5 cara praktis menumbuhkan pikiran kritis dan kreatif – langsung bisa dipraktikkan
  4. Ada 7 games merangsang pikiran kritis dan kreatif
  5. Dapat bonus langsung sebesar Rp 500.000 untuk mengikuti Pelatihan Homeschooling

 

Anda juga akan mendapatkan BONUS MUSIK RELAKSASI – CRITICAL & CREATIVE THINKER

 

 

Anda dapat memiliki item ini dengan membayar Rp 167.000

Pemesanan dapat dilakukan dengan menghubungi kami melalui TELP./SMS/WhatsApp (0816-333-903)