Perbedaan Homeschooling dan Sekolah Formal, Mana Lebih Baik?

Dengan mengetahui perbedaan homeschooling dan sekolah formal, Anda bisa menyimpulkan pendidikan mana yang lebih efektif untuk anak-anak Anda.

Untuk mendapatkan gambaran mengenai proses kegiatan belajar homeschooling, Anda pun perlu mengetahui perbedaan antara homeschooling dan sekolah formal.

Fungsi dari homeschooling dan sekolah formal sebenarnya sama.

Yakni, sama-sama sebagai alat untuk meraih tujuan pendidikan.

Jika penyelenggaraan sekolah dilindungi oleh hukum, homeschooling pun dipayungi oleh Keputusan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 129 Tahun 2014.

Artinya, keluarga dan lingkungan yang menyelenggarakan homeschooling terjamin secara hukum serta mendapatkan pengakuan yang sama seperti murid lulusan sekolah formal.

Berikut adalah detil perbedaan homeschooling dan sekolah formal.

1. Jalur Pendidikan

Sekolah Formal termasuk jalur pendidikan formal dengan ciri khas terstruktur dan berjenjang. Sekolah formal diatur terpusat oleh pemerintah melalui kurikulum.

Homeschooling termasuk jalur pendidikan informal. Berbasis keluarga dan lingkungan yang dijalankan secara mandiri.

2. Fleksibilitas

Perbedaan homeschooling dan sekolah formal yang kedua adalah mengenai fleksibilitas.

Sekolah Formal tidak memiliki fleksibilitas.

Semua kegiatan belajar, materi pelajaran, alokasi waktu belajar dan evaluasi proses pembelajaran diatur kurikulum yang harus diikuti oleh sekolah.

Homeschooling memiliki fleksbilitas tinggi.

Visi pendidikan, metode, gaya belajar, materi pelajaran yang ingin diperdalam, waktu belajar dan lain-lain ditentukan sendiri oleh orangtua.

3. Biaya Pendidikan

Sekolah formal mengharuskan orangtua membayar semua paket sekalipun ada fasilitas yang tak digunakan.

Biaya bulanan pun tak bisa dikendalikan. Jika mengalami kenaikan, kita tetap harus membayar sejumlah tertentu yang telah ditetapkan sekolah.

Homeschooling memberikan kemudahan bagi orangtua dalam mengontrol anggaran pendidikan sebab orangtua menjadi penanggung jawab utama proses pembelajaran.

Kita hanya mengeluarkan biaya sesuai fasilitas yang digunakan.

4. Pendidikan Terkustomisasi

Sekolah Formal mengikuti kurikulum pemerintah. Kita tak bisa memilih pelajaran mana yang bisa dilewatkan atau pelajaran mana yang ingin diperdalam sesuai bakat anak.

Semua mata pelajaran harus diikuti dan diselesaikan oleh anak.

Homeschooling bebas menentukan materi pelajaran sesuai minat, bakat dan potensi anak.

Proses belajar homeschooling fokus mengembangkan potensi anak, bukan memperbaiki kelemahan anak.

Perbedaan homeschooling dan sekolah formal yang ini menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orangtua di Indonesia.

Karena mereka bisa melakukan penyesuaian untuk kebutuhan dan kondisi anak.

5. Penerapan Ilmu

Sekolah Formal lebih banyak menghabiskan waktu murid di dalam kelas untuk duduk dan mendengarkan penjelasan guru.

Homeschooling membuat anak-anak lebih mudah menerapkan teori dalam keseharian.

Hal ini memungkinkan mereka lebih cepat menyerap ilmu dan lebih mudah beradaptasi dengan masyarakat sebab langsung mempraktikkan teori.

6. Peranan Orangtua

Sekolah Formal tidak banyak melibatkan orangtua dalam kegiatan belajar mengajar.

Prestasi dan kebiasaan anak di sekolah sering dianggap sebagai tanggung jawab sekolah serta tak ada hubungannya dengan orangtua.

perbedaan homeschooling dan sekolah formal
perbedaan homeschooling dan sekolah formal

Homeschooling mengharuskan orangtua terlibat secara total dalam menumbuhkan karakter, pembentukan perilaku hingga prestasi akademis anak.

7. Fasilitas Belajar

Sekolah Formal memberikan akses fasilitas lengkap untuk bidang akademis.

Untuk bidang di luar akademis, seperti art, bisnis atau teknologi sekolah formal jarang menyediakan fasilitas yang memadai. Kecuali jika anak bergabung di sekolah formal dengan kejuruan tertentu.

Homeschooling lebih simple dan efisien sebab kita dituntut kreatif memanfaatkan fasilitas yang ada.

8. Kurikulum

Sekolah Formal memiliki kurikulum ketat yang dirancang dan diatur oleh pemerintah pusat.

Homeschooling mendapatkan kebebasan untuk memilih kurikulum.

Kita bisa menggunakan kurikulum pemerintah pusat, mengikuti kurikulum luar negeri atau menyusun sendiri sesuai kebutuhan dan potensi anak.

Bisa memilih kurikulum sendiri juga menjadi kelebihan homeschooling dibandingkan jenis sekolah lain.

9. Gaya Belajar

Sekolah Formal membiasakan murid untuk duduk dan mendengarkan guru.

Semua tergantung dari skill guru dalam meracik kegiatan belajar bagi muridnya. Orangtua tak memiliki akses dalam memilih kegiatan belajar yang cocok untuk anaknya.

Homeschooling membebaskan orangtua merancang sendiri kegiatan belajar sesuai karakter anak.

Kita bisa menyusun ide kegiatan murah, mudah, tapi tetap efektif dan menyenangkan bagi anak.

Sekolah umum vs homeschooling, keduanya memiliki peran/fungsi yang sama.

Yakni, sebagai alat mencapai tujuan pendidikan. Yang namanya alat, tentu saja keberhasilan dalam memanfaatkannya tergantung dari si pemakai.

Tapi, pada kenyataannya homeschooling lebih adil dan ramah bagi anak. Karena tujuan pendidikan sejatinya adalah untuk meningkatkan kemampuan personal dan sosial manusia.

Agar di masa depan mereka menjadi cermat melihat peluang, kritis menemukan masalah dan mau turun tangan menyelesaikan masalah di lingkungan sekitarnya.

Untuk bisa menemukan tujuan itu, kita harus fokus menemukan dan mengoptimalkan potensi anak.

Bukan sekedar mengajak mereka berlomba-lomba mengejar nilai tinggi dalam ijazah. Kemudian, mengukur dan mendeskripsikan kompetensi mereka berdasarkan ranah kognitif semata.

Tapi lupa menunjukkan pada anak akan potensi luar biasa yang Tuhan titipkan dalam diri mereka.

Kita lupa mengatakan pada anak bahwa mereka adalah manusia pilihan Tuhan yang dihadirkan di bumi sebagai solusi atas masalah yang ada di sekitarnya.

Untuk orangtua yang peduli dengan potensi anaknya, mungkin akan menyimpulkan bahwa homeschooling lebih efektif dari pendidikan formal.

Untuk orangtua yang masih ragu, lanjutkan dengan mempelajari homeschooling secara lebih dalam mengenai >> KELEBIHAN HOMESCHOOLING DIBANDING SEKOLAH FORMAL <<


***Jika Anda tertarik dengan homeschooling, tapi masih ragu dalam memulainya serta bingung bagaimana menjalankannya, Anda bisa ikuti program Pelatihan Homeschooling yang kami selenggarakan tiap bulan di kota-kota besar di Indonesia.

Untuk membaca materi apa saja yang akan disampaikan dan diajarkan oleh Konsultan Homeschooling, silahkan klik >> LIHAT MATERI PELATIHAN <<

Untuk menanyakan jadwal Pelatihan Homeschooling terbaru, silahkan klik ikon WhatsApp di bawah ini.

konsultasi HS