Menyiapkan Anak Homeschooling Mengikuti Ujian Kesetaraan

Salah satu alternatif yang bisa dimanfaatkan oleh anak homeschooling untuk mendapatkan ijazah mengikuti Ujian Nasional Pendidikan Kesetaraan.

Anda tidak perlu khawatir dengan kelayakan dari ijazah ini. Ijazah ini SETARA dengan ijazah yang diterbitkan oleh sekolah formal.

Kesetaraan tersebut dipandang dalam beberapa hal berikut;

  • Di hadapan masyarakat
  • Ukuran
  • Pengaruh
  • Fungsi, dan
  • Kedudukannya

Intinya, ijazah yang diraih melalui jalur informal memiliki kedudukan sama dengan jalur formal. Baik di mata hukum maupun masyarakat.

Dengan menggunakan ijazah kesetaraan, anak-anak homeschooling bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi atau bekerja.

Pendidikan kesetaraan itu meliputi 3 program;

  1. Ujian Paket A (Ujian Nasional setara SD)
  2. Ujian Paket B (Ujian Nasional setara SMP)
  3. Ujian Paket C (Ujian Nasional setara SMA)

SISTEM UJIAN KESETARAAN

Jadwal penyelenggaraan ujian kesetaraan dilakukan setahun sekali dengan tanggal pelaksanaan terpaut satu minggu setelah ujian nasional.

Ketentuan mengenai sistem ujian kesetaraan tiap tahun diatur oleh Peraturan Menteri Pendidikan.

Dalam praktiknya, ketentuan tersebut diturunkan ke dalam pembuatan Prosedur Operasional Standar (POS) Penyelenggaraan Ujian Nasional yang dibuat oleh BSNP (Badan Standar Nasional Pendidikan).

 

Syarat-syarat yang harus dipenuhi oleh calon peserta ujian kesetaraan dan aturan yang berlaku seringkali berubah tiap tahunnya.

 

Oleh sebab itu, orangtua yang ingin mengikutsertakan anaknya dalam ujian nasional untuk homeschooling atau ujian kesetaraan harus selalu up to date dengan aturan yang berkaitan dengan ujian kesetaraan.

*Anda juga perlu tahu bahwa untuk mengikuti ujian kesetaraan, sebelumnya anak sudah harus memiliki NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) yang terdaftar di Dapodik.

NISN berfungsi sebagai nomor identitas yang akan dipakai anak di semua jalur pendidikan dan untuk masuk perguruan tinggi.

*Baca penjelasan lengkapnya > CARA MENDAPATKAN NISN UNTUK ANAK HOMESCHOOLING

Maksimal setahun sebelum ikut ujian, Anda sudah mendaftarkan anak untuk ikut ujian di PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Mengajar).

Berdasarkan Peraturan BSNP No. 0043/P/BSNP/I/2017, berikut adalah aturan dasar dari persyaratan peserta Ujian Kesetaraan tahun 2017;

  1. Peserta didik memiliki laporan hasil belajar lengkap dari pendidik dan/atau satuan pendidikan
  2. Peserta didik terdaftar untuk mengikuti ujian akhir satuan pendidikan pada satuan pendidikan formal atau nonformal pada jenjang tertentu yang ditetapkan Dinas Pendidikan sesuai dengan kewenangannya

Mata ujian dalam tiap Ujian Kesetaraan adalah sebagai berikut;

Mata Pelajaran untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket C

No. Program IPS Program IPA
1 Bahasa Indonesia Bahasa Indonesia
2 Geografi Kimia
3 Matematika Matematika
4 Sosiologi Biologi
5 PKn PKn
6 Bahasa Inggris Bahasa Inggris
7 Ekonomi Fisika

 

Mata Pelajaran untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket B

No. Mata Pelajaran
1 Bahasa Indonesia
2 PKn
3 Matematika
4 Ilum Pengetahuan Sosial
5 Bahasa Inggris
6 Ilmu Pengetahuan Alam

 

Mata Pelajaran untuk Pendidikan Kesetaraan Program Paket A

No. Mata Pelajaran
1 Pendidikan Kewarganegaraan
2 Bahasa Indonesia
3 Matematika
4 Ilum Pengetahuan Alam
6 Ilmu Pengetahuan Sosial

 

TIPS MENGIKUTI UJIAN KESETARAAN

Sama halnya dengan sekolah formal, anak-anak yang akan mengikuti Ujian Nasional, pasti melakukan beberapa persiapan.

Baik itu pendalaman materi pelajaran yang akan diujikan atau mempersiapkan persyaratan teknis menjadi peserta ujian nasional.

Berikut adalah tips sederhana yang bisa Anda praktikkan jika ingin mengikutisertakan anak dalam ujian kesetaraan atau ujian paket.

  1. Jika Anda berencana untuk mengikutsertakan anak dalam ujian kesetaraan, pastikan mereka telah mempelajari mata pelajaran yang akan diujikan. Anda pun harus mempelajari kriteria apa saja yang perlu dikuasai anak dan tercantum di dalam rapor anak.
  2. Lakukan ujian percobaan untuk anak sebelum mengikuti ujian kesetaraan. Misalnya, menggunakan buku-buku latihan soal ujian nasional. Kemudian, dokumentasikan hasil nilai ujian percobaan tersebut dan jadikan sebagai ‘rapor sementara’.
  3. Komunikasikan dengan PKBM (Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat) atau penyelenggaran Ujian Persamaan di kota Anda. Jika Anda kesulitan, kunjungi saja Dinas Pendidikan di daerah tempat Anda tinggal dan tanyakan alamat PKBM yang menyelenggarakan Ujian Kesetaraan.
  4. Mendaftarlah di PKBM atau tempat penyelenggaran ujian nasional setahun sebelum tanggal ujian.
  5. Dalam penyusunan rapor, serahkan ‘rapor sementara’ yang sudah Anda buat sebagai bukti bahwa anak telah menyelesaikan kegiatan belajar mengajar selama 3 jenjang. Umumnya, PKBM akan menerima hasil ‘rapor sementara’ itu. Namun, ada juga PKBM yang mengharuskan anak melakukan tes ulang guna membuat rapor. Ikuti saja prosedur dari PKBM tempat Anda mendaftar ujian kesetaraan.
  6. Anak Anda harus sudah siap mengikuti ujian kesetaraan. Berikan penguatan, motivasi dan pendampingan pada anak, jika diperlakan Anda bisa mengikutsertakan anak program bimbingan belajar siap UN.

SELAMAT!

Anda sudah menyelesaikan Seri Pembelajaran 5.

Setelah mengetahui cara mendaftar ujian nasional untuk homeschooling, Anda sudah mempelajari homeschooling dengan baik mulai dari Seri Pembelajaran 1 s/d 5.

Apabila ada saran atau kritikan, jangan segan untuk menghubungi kami melalui Email atau Kontak yang tertera di tiap halaman website ini.

Apabila materi yang kami sampaikan melalui website belum jelas karena keterbatasan tempat untuk berdiskusi atau Anda ingin mendapatkan pendampingan dalam menjalankan homeschooling, silahkan ikuti PELATIHAN HOMESCHOOLING yang kami adakan tiap bulan di kota-kota besar di Indonesia.

 

ujian kesetaraan homeschooling